minggu 5 januari 2008 sore.
baru saja selesai nonton DVD kite runner. film ini aku cari2 karena aku begitu tersentuh dengan cerita di buku karangan khaled hosseini. pengarang novel ini adalah seorang afghanistan, berprofesi sebagai seorang dokter yang sekarang menjadi goodwill ambassador untuk UNHCR.
... aku tidak bisa melepaskan mata dari huruf yang terangkai, bahasanya begitu mudah untuk memunculkan gambaran nyata dalam pikiranku. seperti menonton sebuah film, begitu mudah untuk dibayangkan. kite runner, cerita mengenai persahabatan, harga diri, sikap, ketakutan, keberanian, kesetiaan, sejarah ... amir, seorang anak yang soliter, tidak mempunyai sikap, penakut, safe player, dan hasan, seorang hazara (kaum minoritas yang dikucilkan) yang sangat loyal, berkepribadian kuat dan penuh tekanan ... jalan cerita yang begitu indah di buku ternyata tidak seindah filmnya. jalan cerita di film kurang menyentuh, banyak bagian-bagian di buku yang tidak diceritakan dalam film. yang di buku begitu menyentuh, ternyata tidak difilmkan, atau difilmkan tapi tidak sesuai dengan yang tergambar di buku ... hasan yang digambarkan sebagai anak bermuka 'plain' dan berbibir sumbing, tampak cukup ganteng di film. adegan sexual abuse juga tidak digambarkan menyentuh. assef si psycho juga kurang digambarkan sebagai psycho, terutama pada saat perkelahian memperebutkan shohrab. juga adegan pada saat baba membela seorang wanita yang akan 'dipakai' tentara rusia kurang menegangkan, hubungan emosional baba dan amir juga kurang terlihat. cerita dalam film menjadi sangat 'kurang', seperti kurang garam. semua adegan menjadi adegan 'tanggung'. yang tertinggal di pikiranku setelah menonton film itu hanyalah wajah lugu hasan kecil, dagu belah amir dewasa, keindahan alam afghanistan dan pakistan, brewok2 taliban, suara layang2 terbang ... semua hanya sebatas 'visualisasi' ...
Saturday, January 5, 2008
Subscribe to:
Posts (Atom)